Review Huawei Mate 30

Review Huawei Mate 30

Meskipun review Huawei Mate 30 kami dari mate (mata) tidak sampai ke hati, namun tetap mendapat skor yang cukup tinggi. Skor yang kami berikan adalah 9,8, karena kinerja perangkat ini, kemampuan kamera, build, kualitas layar, dan daya tahan baterai memuaskan. Sejak Mate 20 Pro juga, perangkat ini kami dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik. Sekarang dengan Mate 30 Pro 5G, ditenagai oleh chip yang lebih kuat membuktikan bahwa chip 5G tidak hanya untuk kecepatan Internet – tetapi juga membantu dalam hal masa pakai baterai.

Tak hanya itu, chip Kirin 990 5G ini juga meningkatkan performa pasca proses foto dan video yang diambil serta memiliki performa yang jauh lebih bertenaga. Seperti Huawei Mate 30 Pro juga, Mate 30 Pro 5G tidak menginstal GMS. Sebagian besar tutorial di Internet untuk menginstal GMS juga tidak semuanya berfungsi dengan baik untuk variasi Pro. Banyak yang bertanya-tanya apakah Mate 30 Pro 5G lebih layak dimiliki tanpa dukungan GMS daripada Mate 30 Pro? Pertanyaan-pertanyaan ini dan banyak lagi akan kami coba jawab dalam ulasan ini.

Baca Juga: Oppo Reno6 Pro

 

Layar

Ukuran layar Mate 30 Pro 5G adalah 6,53 dari keluarga Flex OLED. Ini melengkung 88 derajat di kiri dan kanan untuk memungkinkan tampilan di sisi perangkat. Huawei menamakan desain ini Horizon Display dan merupakan perangkat kedua setelah Vivo NEX 3 dengan layar seperti ini. Resolusi yang digunakan juga tidak konvensional yakni 1176×2400 piksel. Layarnya juga sedikit lebih besar dari 6,39 yang digunakan pada Mate 20 Pro tahun lalu.

Terdapat poni di bagian atas layar yang menampung kamera selfie, pemancar inframerah, dan sensor tiga dimensi untuk memindai wajah. Meski menurut Huawei ukuran notch ini lebih kecil dari Mate 20 Pro dan iPhone 11, namun masih cukup besar karena pabrikan lain sudah mulai mengadaptasi desain layar nirtakuk atau lubang kamera.

Yang bisa kami pastikan adalah earphone kali ini berada di bawah layar yang sama; seperti pada P30 Pro. Kebutuhan untuk memiliki dagu dan dahi yang tipis memaksa penggunaan sistem pengeras suara; yang dari pengalaman gadget kami tidak memberikan kualitas audio terbaik. Namun sistem audio teknologi stereo masih dapat dinikmati dengan speaker yang lebih rendah yang menghasilkan audio yang jauh lebih keras.

Anda telah membaca “Review Huawei Mate 30”

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *